Netflix Cabut Diri dari Akuisisi Warner Bros. Discovery, Jalan Terbuka untuk Paramount Skydance
Netflix telah resmi menghentikan upaya akuisisi Warner Bros. Discovery, memberikan kesempatan bagi Paramount Skydance untuk melanjutkan tawarannya.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Keputusan ini menandakan adanya perubahan signifikan dalam industri hiburan global, terutama setelah Paramount Skydance mengajukan penawaran baru sebesar 31 dollar AS per saham.
Latar Belakang Akuisisi
Sebelum mundurnya Netflix, perusahaan ini telah mencapai kesepakatan untuk membeli sebagian saham Warner Bros. Discovery dengan harga 27,75 dollar AS per saham, yang diperkirakan bernilai sekitar 82,7 miliar dollar AS.
Tawaran awal Paramount Skydance, yang berada di angka 30 dollar AS per saham, berhasil menarik perhatian dewan direksi Warner Bros. Discovery dan memicu persaingan ketat di industri media.
Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui
Pernyataan Resmi dari Netflix
Dalam pernyataan bersama, Co-CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, mengungkapkan keyakinan bahwa kesepakatan yang ditawarkan akan memberikan nilai bagi para pemegang saham dan dinilai mudah untuk mendapatkan persetujuan regulasi.
Namun, mereka menekankan bahwa dengan tawaran terbaru sebesar 31 dollar AS per saham yang diajukan oleh Paramount Skydance, akuisisi tersebut dianggap tidak lagi menarik secara finansial, sehingga Netflix memutuskan untuk mundur.
Dampak terhadap Industri Hiburan
Warner Bros. Discovery tidak hanya dikenal sebagai pemilik studio film yang terkenal, tetapi juga platform streaming dan saluran televisi kabel terkemuka seperti CNN, HBO, dan TBS.
Merger antara dua raksasa industri ini dipandang dapat memberikan manfaat bagi konsumen serta mendukung pemulihan industri hiburan yang terdampak pandemi.
Namun, beberapa pihak dalam industri dan anggota parlemen mengkhawatirkan bahwa penggabungan dua studio besar ini bisa mendorong rendahnya tingkat persaingan di pasar, yang berdampak negatif bagi konsumen.
Baca juga: Pentingnya Mengenali Tanda Awal Serangan Jantung yang Sering Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: