Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 20:47 WIB

Pengaruh Trump Terhadap Dewan Direksi Netflix: Kontroversi Susan Rice

Author

Pengaruh Trump Terhadap Dewan Direksi Netflix: Kontroversi Susan Rice

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Netflix untuk memecat Susan Rice dari dewan direksinya melalui media sosialnya, Truth Social.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik

Trump mengkritik Rice dan memperingatkan Netflix untuk 'membayar konsekuensinya' jika tidak segera mengambil tindakan.

Latar Belakang Susan Rice dan Netflix

Susan Rice adalah anggota Partai Demokrat yang memiliki latar belakang kuat dalam pemerintahan Amerika. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar AS untuk PBB dan merupakan pejabat tinggi di pemerintahan Presiden Joe Biden.

Rice terlibat dengan Netflix dari tahun 2018 hingga 2021, dan kembali bergabung dengan dewan direksi pada tahun 2023. Peran ini menempatkannya sebagai salah satu sosok kunci dalam perusahaan streaming yang tengah melakukan akuisisi besar.

Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI

Reaksi Trump Terhadap Pernyataan Rice

Tuntutan Trump untuk memecat Rice muncul setelah ia mendengar pernyataan Rice dalam podcast di mana ia membahas potensi konsekuensi politik bagi perusahaan yang dianggap akomodatif terhadap Trump. Rice menekankan bahwa hal tersebut dapat terjadi jika Partai Demokrat kembali berkuasa.

Trump kemudian mengklaim bahwa Rice bersifat rasis dan menunjukkan bahwa ia 'tidak punya bakat atau kemampuan', menyebutnya sebagai 'kaki tangan politik'. Ia bahkan percaya bahwa pengaruh Rice pada industri hiburan sudah menurun.

Implikasi pada Akuisisi Netflix

Desakan Trump juga berpotensi memengaruhi proses akuisisi Netflix yang.sedang diawasi oleh Departemen Kehakiman AS. Rencana akuisisi yang bernilai sekitar 72 miliar dolar AS memberi Netflix akses ke konten berharga dari Warner Bros Discovery, termasuk HBO dan waralaba terkenal lainnya.

Trump menandaskan kemungkinan untuk 'ikut campur' dalam tinjauan akuisisi tersebut, yang menunjukkan ketegangan antara politik dan bisnis dalam dunia media.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU