Ifunanya Nwangene, penyanyi asal Nigeria yang menonjol dalam kompetisi The Voice Nigeria, meninggal dunia pada usia 26 tahun akibat gigitan ular di tengah malam di apartemennya.
Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video
Kejadian ini mengundang perhatian publik setelah beredarnya video penangkapan ular di media sosial, yang menunjukkan keadaan dramatis saat insiden berlangsung.
Kronologi Kejadian
Insiden nahas ini terjadi ketika Ifunanya terbangun di malam hari karena merasakan sakit yang hebat di kakinya. Teman dekatnya menyatakan bahwa ia segera berusaha menuju klinik setempat, tetapi tidak menemukan antivenom yang diperlukan.
Setelah mengalami kondisi yang semakin parah, penyanyi muda itu dipindahkan ke rumah sakit, tetapi kemundurannya terus berlanjut. "Saat mereka berusaha menstabilkan kondisinya, dia tidak bisa berbicara tetapi bisa memberi isyarat dengan tangan," ungkap Sam Ezugwu, teman Ifunanya.
Meskipun tim medis berusaha memberikan perawatan yang diperlukan, Nwangene dinyatakan meninggal sebelum Ezugwu kembali dengan dosis antivenom kedua.
Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan
Respons Pihak Rumah Sakit
Pihak Pusat Medis Federal, Jabi, segera mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi klaim mengenai kelangkaan penawar racun. Mereka menekankan bahwa upaya resusitasi telah dilakukan dengan baik dan perawatan ditangani secara langsung.
"Staf medis kami memberikan perawatan segera dan tepat, termasuk upaya resusitasi, cairan intravena, oksigen intranasal, dan pemberian antibisa ular polivalen," demikian bunyi pernyataan dari pihak rumah sakit.
Meski demikian, mereka juga mengakui bahwa kondisi Nwangene mengalami penurunan signifikan sebelum disiapkan untuk berpindah ke ruang perawatan intensif.
Karir Musik Ifunanya Nwangene
Ifunanya Nwangene mulai dikenal publik berkat penampilannya dalam musim ketiga The Voice Nigeria. Ia meski tidak mencapai babak final, penampilannya menyanyikan lagu "Take A Bow" dari Rihanna berhasil menarik perhatian dua juri.
Selama perjalanan kariernya, Nwangene menunjukkan bakat dan dedikasi yang kuat di industri musik. Sebelum kejadian tragis ini, ia tengah bersiap untuk konser solo pertamanya dan mempersiapkan proyek kolaborasi dengan artis Tbrass.
Kehilangan Ifunanya menjadi duka mendalam bagi banyak penggemar yang mengingat kontribusinya yang masih berkembang di dunia musik.
Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: