Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 14:50 WIB

Kasus Jeffrey Epstein: Pengiriman Kain Suci Kakbah ke Amerika yang Menghebohkan

Author

Kasus Jeffrey Epstein: Pengiriman Kain Suci Kakbah ke Amerika yang Menghebohkan

Dokumen terbaru terkait Jeffrey Epstein mengungkap fakta mengejutkan tentang pengiriman kain suci Kakbah menuju Amerika Serikat.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Reaksi Publik dan Diskursus Sosial

Pengiriman yang melibatkan seorang pengusaha perempuan dari Emirat Arab ini terjadi pada tahun 2017 dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik.

Detail Pengiriman Kain Kiswah

Dokumen yang dirilis menunjukkan korespondensi antara Aziza Al-Ahmadi, seorang pengusaha Emirat, dan Abdullah Al-Maari mengenai pengaturan pengiriman kain bercorak Kiswah.

Kiswah, kain hitam bersulam emas yang menutupi Kakbah, menjadi simbol penting dalam agama Islam, memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Setiap tahun, kain ini diganti dengan yang baru, sementara bagian-bagian dari Kiswah yang lama diperlakukan sebagai artefak bernilai tinggi dan sering kali dikoleksi.

Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan

Kronologi dan Proses Pengiriman

Dari dokumen tersebut, terungkap bahwa pengiriman dilakukan melalui kargo udara dari Arab Saudi ke Florida, menggunakan jasa pengiriman dari British Airways.

Email dan surat menyurat mencakup detail faktur dan pengaturan bea cukai yang diperlukan untuk memasukkan barang ke dalam Amerika Serikat.

Kain yang dikirim kepada Epstein terdiri dari tiga potongan, termasuk satu bagian dari dalam Kakbah, satu dari penutup luar, dan yang ketiga tidak pernah digunakan, diklasifikasikan sebagai karya seni.

Makna Religius dan Reaksi terhadap Pengiriman

Salah satu email dari Al-Ahmadi menekankan makna spiritual kain tersebut, di mana dia menyatakan, 'Potongan kain hitam itu disentuh oleh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai denominasi.'

Dia menambahkan bahwa banyak orang dengan harapan dan doa mereka menyentuh kain ini setelah mengelilingi Kakbah tujuh putaran.

Walaupun surat menyurat mencatat hubungan antara Epstein dan Al-Ahmadi, tidak ada penjelasan jelas mengenai alasan di balik pengiriman kain suci tersebut.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU