Lula Lahfah, seorang selebgram terkenal, ditemukan meninggal dunia di apartemen di Jakarta Selatan. Penemuan jenazahnya dilakukan oleh petugas keamanan setelah asisten rumah tangganya melaporkan keadaan mencurigakan.
Baca juga: Kota-kota Favorit untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Menurut informasi dari pihak kepolisian, sebelum ditemukan, Lula sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Investigasi mengenai penyebab kematiannya sedang berlangsung.
Sebelum Penemuan, Lula Berobat Ditemani Asisten
Asisten rumah tangga Lula mengungkapkan bahwa pada malam sebelum penemuan, ia menemani Lula berobat. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan menjelaskan, 'Pada hari Jumat tanggal 23 Januari, saksi 1 (ART) di luar kamar, sedangkan almarhumah ada di dalam pintu dalam keadaan terkunci.'
Setelah beberapa waktu menunggu, asisten rumah tangga merasa khawatir karena Lula tidak kunjung membuka pintu. 'Minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena (saksi 1) udah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit,' lanjut Yuni.
Ini menunjukkan bahwa ada rasa kesigapan yang tinggi dari asisten saat merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan Lula saat itu.
Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan
Lula Ditemukan Meninggal dalam Keadaan Kaku
Petugas keamanan akhirnya mendapatkan laporan dan melakukan pengecekan. 'Iya ditemukan sendiri oleh petugas keamanan karena ada kekhawatiran ART di mana saat diketok tidak buka pintu,' ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Setelah membuka pintu, petugas menemukan Lula sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. '(Kondisi saat ditemukan) sudah meninggal dan kaku,' jelas Budi, menambahkan tentang keadaan jenazah saat ditemukan.
Ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang terjadi selama waktu tersebut dan penyebab kematian yang sebenarnya.
Penyidikan dan Proses Pemakaman
Setelah penemuan jenazah, langkah pertama yang diambil adalah membawa Lula ke Rumah Sakit Fatmawati untuk keperluan otopsi. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara di apartemen tersebut.
Dalam proses penyidikan, petugas menemukan obat dan surat rawat jalan di dalam apartemen Lula. Kompol Murodih, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, mengungkapkan, 'Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI.'
Setelah proses identifikasi dan evaluasi oleh pihak kepolisian, Lula akhirnya dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.
Baca juga: Pentingnya Mengenali Tanda Awal Serangan Jantung yang Sering Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: