Presiden Prabowo Subianto menerima sambutan hangat dari Larry the Cat saat kunjungannya ke Downing Street di London, Inggris. Momen interaksi ini menambah kesan santai dalam pertemuan resmi dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Larry, kucing resmi yang dikenal sebagai 'pejabat' di sana, menjadi perhatian saat dia berkeliaran di antara mereka, memberikan nuansa yang lebih akrab dalam dialog politik tersebut.
Kedatangan Prabowo di Downing Street
Prabowo Subianto tiba di Downing Street pada tanggal 20 Januari 2026 untuk bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Setibanya di lokasi, Larry the Cat telah menunggu di gerbang untuk menyambutnya.
Sambutan dari Larry menambah suasana informal dalam pertemuan yang biasanya formal ini. Momen ini menciptakan interaksi unik, di mana Larry tampak intuitif ingin bergabung dalam pembicaraan di antara keduanya.
Baca juga: Kontroversi Anggota DPR Dinonaktifkan Tanpa Pengurangan Gaji
Sejarah Pertemuan antara Prabowo dan Larry
Pertemuan ini bukan yang pertama bagi Prabowo dan Larry, karena mereka sebelumnya pernah bertemu pada November 2024. Dalam kunjungan itu, Larry juga terlihat menarik perhatian saat Prabowo mengelusnya dengan penuh kasih.
Prabowo membagikan momen tersebut di akun Instagramnya dengan keterangan, 'Meeting Larry the cat at 10 Downing Street. London, United Kingdom,' yang menunjukkan keakraban mereka.
Mengenal Larry the Cat
Larry adalah kucing domestik yang diadopsi oleh staf Kantor Perdana Menteri Inggris pada tahun 2011. Kucing berbulu abu-abu dan putih ini berperan sebagai kepala pemburu tikus di lingkungan Downing Street.
Dalam setiap perubahan kepemimpinan, Larry terus menjadi penghuni tetap di sana, menjadikannya salah satu simbol yang menghibur di seputar dinamika politik yang seringkali tegang.
Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: