Julia 'Jule' Prastini telah mengeluarkan permintaan maaf terkait tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditujukan kepada mantan suaminya, Na Daehoon. Pengakuan dan permintaan maaf ini disampaikannya melalui akun Instagram pada 20 Januari 2026.
Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif
Dalam unggahannya, Jule mengaku kesalahannya dan berkomitmen untuk memperbaiki diri, serta meminta maaf kepada semua yang mendukung dan mengkritiknya.
Kronologi Permintaan Maaf Jule
Permintaan maaf Jule muncul setelah berbagai sorotan mengenai tuduhan KDRT selama pernikahannya dengan Na Daehoon. Dalam unggahan Instagram-nya, Jule menggambarkan kesulitan yang ia alami sebagai korban KDRT.
Jule mengungkapkan, "Aku selingkuh ada sebabnya! Sesuai dengan klarifikasi mama aku waktu itu. Daehoon suka KDRT," menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya adalah respon terhadap perlakuan yang diterimanya.
Dia juga menyampaikan rasa takutnya untuk berbicara secara terbuka demi melindungi ketiga anaknya. Jule menyatakan, "Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian," menunjukkan bagaimana situasi ini berdampak pada keputusan dan emosinya.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Bantahan dari Na Daehoon
Na Daehoon memberikan tanggapan terhadap tuduhan Jule melalui media sosial pada 10 Januari 2026. Dalam pernyataannya, ia secara tegas menolak semua klaim yang diajukan oleh Jule, menyebutnya 'tak masuk akal'.
Na mengklaim bahwa meskipun ia mungkin bukan sosok yang sempurna, ia tidak pernah melakukan kekerasan terhadap siapapun, bahkan anak-anak. "Tapi, saya tidak pernah sekali pun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak atau siapapun," tegasnya.
Pernyataan Na ini menambah kompleksitas situasi yang dihadapi pasangan yang telah membangun reputasi publik, terutama di kalangan penggemar dan media sosial.
Reaksi Publik dan Dampak Media Sosial
Kasus ini menjadi sorotan di media sosial, di mana netizen memberikan beragam tanggapan. Ada yang mendukung Jule dan mengutuk tindakan KDRT, sementara beberapa lainnya menduga bahwa pernyataan Jule merupakan cara untuk menarik perhatian.
Jule sendiri mengakui menerima fitur komentar yang beragam, baik yang positif maupun negatif. Ia mencatat, "Terima kasih atas segala komentar baik maupun buruk yang aku terima. Aku juga menghargai setiap masukan," menandakan bahwa opini publik memengaruhi sikapnya dalam menghadapi krisis.
Situasi ini berpotensi mempengaruhi karir keduanya, terutama di industri hiburan yang sangat bergantung pada citra publik dan keterkaitan dengan penggemar.
Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: