Selasa, 13 JANUARI 2026 • 18:43 WIB

Kesempatan Baru Setelah Kontroversi: Nisa Dapat Pendidikan Pramugari Gratis

Author

Kesempatan Baru Setelah Kontroversi: Nisa Dapat Pendidikan Pramugari Gratis

Khairun Nisa, seorang wanita berusia 23 tahun dari Muara Kuang, Sumatera Selatan, tengah menjadi sorotan publik setelah insiden penyamaran sebagai pramugari Batik Air. Aeronef Academy merespons dengan tawaran pendidikan gratis untuk membantu Nisa mengejar cita-citanya.

Baca juga: Mencari Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Tawaran ini muncul setelah Nisa memohon maaf atas tindakan kontroversialnya. Dengan dukungan pendidikan yang tepat, Nisa berpeluang untuk mengembangkan keterampilan dan resmi menjadi pramugari terlatih.

Insiden Penyamarannya Menjadi Viral

Pada tanggal 6 Januari 2026, Nisa terlibat dalam insiden yang melibatkan penyamaran sebagai pramugari dengan penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta. Tindakan ini langsung menjadi perbincangan di media sosial dan menarik perhatian publik yang semakin penasaran.

Dalam video permohonan maaf yang dirilisnya, Nisa menjelaskan bahwa ia mengenakan seragam pramugari lengkap. Ia mengungkapkan, 'Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.'

Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Kapasitas Baterai Jumbo

Tanggapan dan Tawaran dari Aeronef Academy

Setelah insiden ini, Aeronef Academy, lembaga pelatihan pramugari yang berbasis di Kediri, Jawa Timur, memberikan tawaran yang mengejutkan. Mereka memposting pengumuman di media sosial, menyampaikan kesiapan untuk memberikan pendidikan pramugari secara gratis kepada Nisa.

'Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat,' ungkap pihak akademi dalam unggahan mereka. Tawaran ini merupakan langkah nyata dalam mendukung Nisa untuk memperbaiki kesalahannya dan meraih karier yang diimpikannya.

Menyongsong Masa Depan sebagai Pramugari Terlatih

Dalam video permohonan maafnya, Nisa menyatakan penyesalan mendalam atas tindakan yang mengundang kontroversi tersebut. Ia berharap mendapatkan kesempatan kedua, 'Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group.'

Melalui tawaran dari Aeronef Academy, Nisa kini memperoleh peluang untuk belajar profesi pramugari yang lebih terstruktur. Ini menjadi langkah penting yang menunjukkan tekadnya untuk mengejar cita-cita dan mendapatkan sertifikasi resmi yang diperlukan.

Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU