Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 15:23 WIB

Inara Rusli Laporkan Penyebar Rekaman CCTV ke Bareskrim Mabes Polri

Author

Inara Rusli Laporkan Penyebar Rekaman CCTV ke Bareskrim Mabes Polri

Inara Rusli secara resmi melaporkan penyebar rekaman CCTV yang menunjukkan adegan intimnya bersama Insanul Fahmi ke Bareskrim Mabes Polri. Tindakan ini diambil setelah rekaman tersebut dijadikan barang bukti dalam laporan dugaan perselingkuhan dan perzinaan.

Baca juga: Aksi Pria Berjaket Ojol Viral di Atas Kereta KRL di Stasiun Cikini

Dalam laporannya, Inara menuduh penyebar rekaman tersebut melanggar Undang-Undang ITE karena disebarkan tanpa izin. Kombes Pol Rizki Agung Prakoso mengonfirmasi bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini terungkap setelah Wardatina Mawa, istri Insanul Fahmi, melaporkan dugaan perselingkuhan kepada pihak kepolisian. Mawa mengaku mendapatkan rekaman CCTV tersebut dari kakak kandungnya, yang memberitahukan suaminya mengenai video intim itu.

Dalam penyampaianya, Mawa mengatakan, 'Abang aku ngasih tahu videonya itu ke suami aku. Video CCTV yang Agustus itu,' menegaskan bahwa informasi ini datang sebagai kejutan baginya. Ia mengungkapkan rasa kaget saat mengetahui suaminya berkhianat.

Laporan Mawa diterima oleh Polda Metro Jaya pada 22 November 2025, yang membuat dugaan perselingkuhan itu menarik perhatian publik. Mawa berpandangan bahwa tindakan suaminya tersebut tidak merefleksikan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga.

Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Reaksi Inara Rusli

Inara Rusli merespons kejadian tersebut dengan melaporkan penyebar rekaman untuk melindungi privasinya dan memberikan efek jera. Ia menekankan bahwa penyebaran informasi tanpa izin dapat berakibat hukum.

Inara menyampaikan ketidakpuasannya terhadap sikap penyebaran informasi pribadi dan berharap kasus ini segera mereda tanpa dampak lebih jauh. Ia merasa dirugikan secara pribadi dan aktif menuntut keadilan.

Kombes Pol Rizki Agung Prakoso memastikan, 'Betul, terlapornya masih dalam penyelidikan.' Ini menegaskan bahwa pihak kepolisian memperhatikan dengan serius kasus yang melibatkan privasi publik ini.

Dampak Sosial dan Hukum

Kejadian ini berimplikasi luas tidak hanya bagi Inara dan Insanul, tetapi juga menarik perhatian masyarakat. Banyak pihak yang mulai membahas etika dalam menyebarkan konten pribadi di era digital.

Kasus ini memicu diskusi mengenai batasan privasi dan tanggung jawab dalam hubungan pernikahan. Mawa tidak hanya merasa dikhianati, tetapi juga mengalami tekanan emosional yang besar akibat situasi ini.

'Melihat itu tuh sampai kayak Allahu Akbar, langsung kayak ya Allah masa sih gitu,' ungkap Mawa, mencerminkan dampak emosional yang dialaminya. Ia merefleksikan rasa sakit yang ditimbulkan oleh pengkhianatan yang dialaminya.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU