Sabtu, 15 NOVEMBER 2025 • 12:31 WIB

Kedatangan Debt Collector di Rumah Sarwendah Menjadi Sorotan Publik

Author

Kedatangan Debt Collector di Rumah Sarwendah Menjadi Sorotan Publik

Rumah Sarwendah menarik perhatian publik setelah debt collector datang untuk mencari kendaraan mewah terkait dugaan tunggakan cicilan yang melibatkan Ruben Onsu.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17

Situasi ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang kepemilikan dan kaitan yang sebenarnya dengan Sarwendah.

Kedatangan Debt Collector di Rumah Sarwendah

Pada 7 November 2025, beberapa debt collector mendatangi rumah Sarwendah, meminta informasi mengenai satu unit kendaraan yang diduga memiliki tunggakan cicilan.

Abraham Simon, pengacara Sarwendah, menjelaskan, 'Bahwa benar, pada 7 November 2025 pukul 17.00 WIB klien kami kedatangan lebih dari dua orang debt collector yang mencari satu unit kendaraan Land Rover atau Range Rover karena adanya tunggakan cicilan utang.'

Sarwendah merasa terkejut dengan kedatangan pihak debt collector, terutama karena anak-anaknya juga berada di rumah. 'Klien kami tentu kaget, apalagi ada anak-anak kemudian klien kami mengabarkan kepada kami,' tambah Abraham.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Klarifikasi dan Posisi Sarwendah

Chris Siwu, pengacara lain yang mewakili Sarwendah, menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki utang, termasuk cicilan mobil. Ia menyatakan, 'Selama ini Sarwendah tidak pernah memiliki utang di mana pun termasuk cicilan mobil.'

Kedatangan debt collector ini dikatakan terjadi karena kesalahan informasi mengenai kepemilikan mobil. 'Mereka memang mencari mantan suami klien kami di situ. Namun, kenapa bisa sampai ke rumah karena berdasarkan informasi dari pihak debt collector,' ujarnya.

Chris lebih lanjut menyebut bahwa tuduhan ini merupakan bagian dari fitnah. 'Tuduhan yang disematkan kepada kliennya merupakan bagian dari fitnah,' jelasnya.

Langkah Hukum dari Pihak Sarwendah

Menghadapi situasi ini, Chris Siwu menyatakan bahwa Sarwendah akan menempuh langkah hukum jika insiden serupa terjadi lagi di kemudian hari. 'Kami sudah menyiapkan langkah-langkah, kalau memang tidak ada sangkut paut dengan klien kami,' jelasnya.

Joe, salah satu pengacara, mengatakan bahwa akses ke rumah Sarwendah akan dibatasi jika ada pihak yang tidak berhak datang. 'Kalau ada pemaksaan maka kami akan melakukan upaya hukum terhadap pihak yang terkait maupun debt collector atau pihak bank,' tutupnya.

Pihak Sarwendah berkomitmen untuk menjaga kehormatan dan reputasi kliennya agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU