Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 20:17 WIB

Kerugian Basreng Indonesia: TFDA Menahan Ribuan Kilogram Produk

Author

Kerugian Basreng Indonesia: TFDA Menahan Ribuan Kilogram Produk

Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) menahan lebih dari seribu kilogram produk bakso goreng atau basreng yang berasal dari Indonesia pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Baik

Sebanyak 1.072 kilogram basreng ditahan di perbatasan Taiwan, mengikuti pengawasan ketat setelah penahanan produk serupa sepekan sebelumnya.

Penahanan Produk Basreng Asal Indonesia

TFDA melakukan penahanan terhadap produk basreng yang diimpor oleh Taiwan Sheba Enterprise Co., yang berasal dari Isya Food, produsen asal Indonesia. Penahanan ini dilakukan setelah hasil pemeriksaan mengungkapkan adanya kandungan pengawet asam benzoat yang tidak diizinkan.

Menurut laporan dari Focus Taiwan, kadar asam benzoat yang terdeteksi dalam basreng yang ditahan mencapai 0,05 gram per kilogram. Otoritas Taiwan menegaskan bahwa zat ini tidak termasuk dalam bahan tambahan pangan yang diperbolehkan, sehingga melanggar Undang-Undang Keamanan dan Sanitasi Pangan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak

Dampak dan Tindakan Selanjutnya

TFDA menyatakan bahwa semua produk basreng yang ditahan akan dikembalikan atau dimusnahkan. Keputusan ini diambil untuk menjaga standar keamanan pangan di Taiwan dan memberikan sinyal tegas terhadap pelanggaran dalam pengawasan produk.

Sebelumnya, pada 21 Oktober 2025, TFDA juga menahan 1.008 kilogram produk serupa dari perusahaan yang sama. Saat itu, kadar asam benzoat yang ditemukan mencapai 0,93 gram per kilogram, yang menunjukkan pelanggaran yang sama.

Inspeksi Produk Lain di Taiwan

Selain produk basreng, TFDA juga menemukan sejumlah produk impor lainnya yang tidak lolos pemeriksaan di perbatasan Taiwan. Di antara produk-produk tersebut terdapat keju dari Prancis dan Swiss yang terdeteksi mengandung bakteri Escherichia coli berlebihan.

Produk melon dari Jepang, daun lobak, kepiting bulu dari China, dan selada dari Malaysia juga terkonfirmasi tidak memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan oleh Taiwan.

Baca juga: Beware of Hidden Sugars in Your Favorite Foods

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU