Klarifikasi Kristen Bell Soal Rumor Bayaran Fantastis di 'Frozen 3'
Rumor mengenai bayaran tinggi Kristen Bell untuk perannya di 'Frozen 3' telah menjadi perbincangan hangat, menyebutkan angka fantastis sebesar US$60 juta atau hampir Rp1 triliun.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Aktris yang dikenal sebagai suara Anna ini merasa perlu mengklarifikasi informasi tersebut, menyebutnya sebagai sesuatu yang tidak berdasar dalam konteks industri pengisi suara.
Kristen Bell menjelaskan bahwa sistem pembayaran untuk pengisi suara dalam film animasi sangat berbeda dibandingkan dengan aktor dalam film live-action.
Ia mengungkapkan bahwa pengisi suara umumnya menerima gaji pokok disertai bonus yang terkait dengan performa box office film.
Menurutnya, angka sebesar US$60 juta untuk satu pengisi suara adalah sesuatu yang sangat tidak realistis, bahkan dalam proyek besar seperti 'Frozen'.
Ia mengingatkan bahwa anggaran produksi film animasi adalah kompleks dan tidak dapat diputuskan hanya berdasarkan satu individu.
Kristen Bell mengungkapkan ketidaknyamanan karena publik lebih terfokus pada isu bayaran ketimbang cerita yang mereka siapkan.
Baca juga: Pentingnya Merawat Kesehatan Mental di Kalangan Generasi Muda
Ia berharap penonton lebih peduli pada perkembangan karakter Anna dan Elsa, dibandingkan angka di saldo banknya.
"Yang menyedihkan dari rumor seperti ini adalah orang-orang jadi lebih peduli pada saldo bank saya daripada kisah pertumbuhan Anna dan Elsa," ungkap Bell.
Pernyataan ini menunjukkan keinginan Bell untuk menjaga perhatian pada elemen naratif yang menjadi inti dari franchise sukses ini.
Film ketiga dari franchise 'Frozen' saat ini berada dalam tahap pengembangan yang serius di bawah sutradara Jennifer Lee.
Lee sebelumnya menekankan bahwa cerita yang sedang dijadikan dasar untuk film ini sangat besar dan bisa jadi akan dibagi menjadi dua bagian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: