Punch, Monyet Makaka yang Menemukan Sahabat dalam Boneka Orangutan
Punch, seekor monyet makaka Jepang, mencuri perhatian publik dengan ikatan emosional yang unik dengan boneka orangutan setelah ditolak oleh induknya.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17
Dibesarkan oleh penjaga kebun binatang di Ichikawa, Chiba, Punch menjadikan boneka tersebut sebagai pengganti ibunya dan kini menjadi sorotan di media sosial.
Kisah Punch dimulai pada 26 Juli 2025, saat ia dilahirkan oleh induk monyet yang mengalami kelelahan setelah proses persalinan. Induknya tidak menunjukkan keinginan untuk merawatnya, membuat dua penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, mengambil alih pengasuhan.
Kosuke Shikano menjelaskan bahwa kasus penolakan anak oleh induk monyet terjadi dalam persentase tertentu. Ia mencatat, 'Beban kelahiran pertamanya mungkin menjadi faktor' yang menyebabkan induk tidak bisa mengasuh bayinya.
Para penjaga harus memisahkan Punch dari kelompoknya untuk merawatnya secara langsung. Meskipun kondisi Punch sehat, mereka harus memberikan susu dari tangan untuk memastikan nutrisinya terpenuhi.
Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI
Bayi monyet biasanya mencari kenyamanan dengan berpegangan pada induknya, tetapi Punch kehilangan kesempatan itu. Para penjaga berusaha mencari media pengganti hingga menemukan boneka orangutan yang disukai Punch.
Shikano menjelaskan, 'Bulu boneka itu memudahkan untuk dipegang dan penampilannya juga mirip dengan monyet yang kemungkinan memberikan rasa aman.' Punch sering kali ditemukan meringkuk dengan boneka itu ketika penjaga pergi.
Kepala divisi kebun binatang, Takashi Yasunaga, merasa senang melihat perhatian publik terhadap Punch. 'Rasanya jumlah pengunjung jelas meningkat dibandingkan tahun-tahun biasanya,' ujarnya.
Saat ini, Punch telah tumbuh hingga berat sekitar 2 kilogram dan masih bergantung pada penjaga kebun binatang untuk makanan. Ia sering menghabiskan waktu sendirian atau bersama penjaga.
Shumpei Miyakoshi mengungkapkan perkembangan Punch, mengatakan, 'Dia aktif berinteraksi dengan monyet-monyet lain, dan saya bisa merasakan dia semakin dewasa.'
Ketika Punch bermain dengan boneka, kerumunan besar berkumpul untuk melihat dan mengabadikan momen tersebut. Shikano menekankan karakter Punch yang resilient, menyatakan, 'Dia memiliki mental yang kuat.'
Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: