BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 11:41 WIB

Regulasi Baru Blind Box di Singapura: Upaya Mengatasi Potensi Perjudian

Regulasi Baru Blind Box di Singapura: Upaya Mengatasi Potensi PerjudianRegulasi Baru Blind Box di Singapura: Upaya Mengatasi Potensi Perjudian

Pemerintah Singapura berencana memberlakukan regulasi baru untuk penjualan blind box sebagai upaya mitigasi risiko kecanduan perjudian yang semakin mengkhawatirkan di masyarakat.

Baca juga: Memahami Keuangan Melalui Finfluencer: Panduan untuk Meningkatkan Literasi Finansial

Langkah ini merupakan hasil peninjauan menyeluruh terhadap model bisnis barang koleksi yang kian menarik perhatian, terutama bagi anak-anak dan remaja.

Dampak dan Potensi Kecanduan

Blind box adalah kotak kemasan tertutup yang berisi barang koleksi secara acak, dari action figure hingga aksesori, yang diperoleh tanpa mengetahui isinya. Model ini menawarkan elemen kejutan, namun juga berisiko menyebabkan kecanduan bagi konsumen.

Menteri Dalam Negeri Singapura, K Shanmugam, menyatakan, "Kami telah mempelajari isu ini secara komprehensif dan memutuskan untuk memperkenalkan aturan baru untuk melindungi masyarakat dari risiko perjudian."

Regulasi yang sedang dirumuskan diharapkan mampu mengelola risiko perjudian yang dapat muncul dari penjualan barang koleksi acak ini. Hal ini sangat penting mengingat target pasar utama dari blind box adalah anak-anak dan remaja.

Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI

Pertumbuhan Pasar Blind Box

Pasar blind box mengalami pertumbuhan yang pesat, dengan nilai pasar global diperkirakan mencapai 11,38 miliar dolar AS pada 2021, dan diharapkan meningkat menjadi 24,2 miliar dolar AS pada 2033. Angka ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap produk koleksi dengan unsur kejutan.

Salah satu koleksi terkenal dalam kategori ini adalah Labubu dari Pop Mart, yang dipopulerkan oleh anggota grup K-pop Blackpink, Lisa. Fenomena ini menunjukkan daya tarik luar biasa produk-produk berbasis kejutan di kalangan masyarakat.

Selain itu, merek seperti Mofusand dari Jepang dan Sonny Angels juga mendapat perhatian signifikan dari para kolektor, baik anak-anak maupun dewasa. Game kejutan ini menjadi wadah bagi imajinasi dan koleksi pribadi.

Regulasi di Negara Lain dan Penyesuaian di Singapura

Mengamati regulasi di negara lain seperti China, di mana penjualan blind box kepada anak-anak di bawah 8 tahun dilarang, Singapura juga sedang menyusun regulasi yang serupa. Kekhawatiran akan potensi kecanduan perjudian di kalangan anak-anak menjadi fokus utama.

Saat ini, tidak ada undang-undang khusus yang mengatur blind box di Singapura. Namun, ada rencana untuk mengeluarkan lisensi kelas untuk penjualannya melalui GRA, yang diharapkan dapat mencegah risiko bagi konsumen.

Langkah ini diambil setelah polisi Singapura meminta operator mesin penjual hadiah misteri untuk menghentikan kegiatan pada tahun 2018, yang dianggap sebagai bentuk lotere publik yang tidak diizinkan.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Regulasi Baru Blind Box di Singapura: Upaya Mengatasi Potensi Perjudian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!