BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 10:18 WIB

Pandji Pragiwaksono Laksanakan Ritual Adat Permintaan Maaf di Toraja

Pandji Pragiwaksono Laksanakan Ritual Adat Permintaan Maaf di TorajaPandji Pragiwaksono Laksanakan Ritual Adat Permintaan Maaf di Toraja

Komika Pandji Pragiwaksono baru saja melaksanakan ritual permintaan maaf kepada leluhur Toraja terkait candaannya yang dianggap menyinggung budaya lokal.

Baca juga: Mencari Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dalam acara ini, Pandji dikenakan denda berupa satu ekor babi dan lima ekor ayam untuk upacara adat di Pa'buaran Tongkonan Kaero, Sangalla'.

Tindak Lanjut Sidang Adat

Pandji Pragiwaksono sebelumnya telah menjalani sidang adat yang diadakan pada Selasa lalu. Wasit adat, Yusuf Sura' Tandirerung, menjelaskan bahwa denda yang dijatuhkan merupakan konsekuensi dari ketidaktahuannya tentang budaya Toraja.

Yusuf menyatakan, "Kita tidak berikan sanksi berat karena dia tidak sengaja dan sudah minta maaf. Sanksinya hanya satu ekor babi dan lima ayam." Denda ini ditujukan untuk acara permohonan maaf kepada leluhur di lokasi yang telah ditentukan.

Yusuf menambahkan bahwa ritual ini penting untuk memulihkan martabat suku Toraja yang sempat terganggu akibat pernyataan Pandji.

Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Pernah Lelah Mencintai Indonesia Meski Menghadapi Tantangan

Makna Ritual Permohonan Maaf

Ritual adat Ma'bua' berfungsi untuk memulihkan hubungan harmonis antara manusia dan leluhur. Kegiatan ini merupakan jaminan bagi masyarakat untuk mengedepankan penghormatan terhadap tradisi dan budaya yang ada.

Yusuf menjelaskan, "Ritual yang kita lakukan singkatnya adalah pemulihan harmonisasi dan janji kepada leluhur." Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan serupa di masa mendatang akan berdampak pada sanksi yang lebih berat.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengakuan dan penyesalan atas kesalahan terhadap budaya yang sensitif.

Pengakuan Kesalahan dan Prosedur Adat

Pandji telah mengakui kesalahannya dalam menyampaikan materi terkait ritual adat Rambu Solo. Ia mengakui bahwa kurangnya pemahamannya mengenai ritual tersebut membuatnya melakukan langkah yang tidak tepat.

Dia menyampaikan permohonan maaf di hadapan masyarakat dan tokoh adat setempat, serta menyadari pentingnya menjaga akurasi dan sensitivitas dalam membawakan materi terkait tradisi.

Komunitas dan tokoh adat setempat menerima permohonan maaf itu dengan baik, yang diharapkan dapat memperbaiki hubungan antara Pandji dan masyarakat Toraja.

Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pandji Pragiwaksono Laksanakan Ritual Adat Permintaan Maaf di Toraja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!