Penurunan Harga Emas Antam di Tengah Ketegangan Pasar Global
Harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa (27/1/2026). Penurunan ini mengakhiri tren kenaikan harga selama tiga hari berturut-turut.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Baik
Berdasarkan data resmi dari PT Antam, harga emas satuan 1 gram saat ini dipatok sebesar Rp2.916.000, mengalami penurunan sebesar Rp1.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Hari ini, harga emas satuan 1 gram di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta dijual dengan harga Rp2.916.000 per batang. Penurunan ini mengakhiri reli harga emas Antam yang telah meningkat sebesar Rp127.000 per gram dalam tiga hari terakhir.
Selain penurunan harga jual emas, harga buyback emas Antam juga menunjukkan pelemahan. Saat ini, harga buyback berada di level Rp2.749.000 per gram, yang juga turun Rp1.000 dari perdagangan sebelumnya.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak
Harga emas Antam Logam Mulia hari ini bergerak berlawanan arah dengan perkembangan harga emas global. Pada perdagangan hari ini, harga emas dunia di pasar spot mencatatkan penguatan sebesar 0,67% di posisi US$5.047,78 per troy ons.
Sebaliknya, pada perdagangan sebelumnya, harga emas dunia juga mengalami kenaikan sebesar 0,64% di level US$5.014,29 per troy ons. Bahkan harga emas sempat melampaui level tertinggi sepanjang masa di level US$5.110,50 per troy ons.
Kenaikan harga emas global yang signifikan menunjukkan bahwa permintaan di pasar internasional masih tinggi. Dalam konteks ini, fakta bahwa harga emas Antam mengalami penurunan patut menjadi perhatian bagi investor dan pelaku pasar.
Meskipun harga emas Antam sudah mengekor tren global, terdapat faktor-faktor lokal yang bisa mempengaruhi pergerakan harga dalam negeri. Para analis menyebutkan bahwa fluktuasi harga ini mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah.
Baca juga: Menunjukkan Cinta Tanpa Kata: Cara Sederhana untuk Membahagiakan Pasangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: