Asal Usul Taman Eden: Teori Baru dari Ethiopia
Mahmood Jawaid, seorang ilmuwan asal Amerika, mengklaim bahwa lokasi sebenarnya dari Taman Eden terletak di Bahir Dar, Ethiopia, bukan di Timur Tengah seperti yang umum diyakini.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Dalam penelitiannya yang masih menunggu proses peer review, ia menjelaskan bahwa fitur geografis di daerah tersebut sesuai dengan deskripsi dalam kitab suci.
Taman Eden sering digambarkan sebagai tempat pertama yang dihuni Adam dan Hawa, di mana mengalir sebuah sungai yang bercabang menjadi empat, yaitu Gihon, Efrat, Tigris, dan Pishon.
Banyak peneliti sebelumnya berpendapat bahwa Eden terletak di dekat Irak modern berdasarkan keberadaan sungai Tigris dan Eufrat.
Namun, Jawaid berargumen bahwa sungai Gihon yang disebutkan dalam Alkitab lebih tepat diinterpretasikan sebagai Sungai Nil Biru yang mengalir dari Danau Tana.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Jawaid menekankan bahwa Bahir Dar, yang terletak dekat Danau Tana, memiliki keindahan alam dan vegetasi yang melimpah, sesuai dengan deskripsi Taman Eden.
Ia juga mengaitkan istilah 'tanah Kush' dalam Alkitab dengan Ethiopia, memberikan dukungan tambahan terhadap lokasinya di Afrika.
Menurutnya, 'Danau Tana sangat cocok dengan deskripsi Eden,' di mana pegunungan vulkanik di sekitarnya menjadi sumber dari banyak sistem sungai.
Jawaid mencoba menginterpretasikan 'pedang menyala-nyala' yang diuraikan dalam Kitab Kejadian sebagai aktivitas vulkanik di sekitar Danau Tana, yang menghalangi akses ke Pohon Kehidupan.
Ia mengungkapkan bahwa 'gunung berapi aktif secara historis' mungkin mencerminkan simbol-simbol dalam Alkitab.
Pemandangan di Bahir Dar, diceritakan oleh penulis sains Virginia Morell, menggambarkan keindahan Eden, dengan bunga berwarna-warni dan kehidupan satwa yang melimpah.
Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: